DEPOK (Pos Kota) – Sekitar 41 dari 72 siswa dan siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Depok yang memiliki nilai diatas 8 dinyatakan lulus seleksi untuk mendapatkan bea siswa, manggang atau bekerja ke Jepang selama tiga tahun.

Wakil Walikota Depok minta seluruh SMA dan SMK mencontoh dan berinovasi agar siswa asal Kota Depok lebih maju, pintar dan berhasil dimasa mendatang.

Kegiatan seleksi dilakukan selama beberapa bulan lalu khususnya untuk siswa kelas XII yang memiliki nilai di atas 8 dengan mengikuti sejumlah test antara lain pengetahuan umum, bahasa Jepang, kecakapan, ketrampilan, kepribadian dan emosinal, kata Kepala SMK N 2 Depok Tatang Komarudin, di Sawangan, Kota Depok, Senin (23/1/2017).

Mereka terpilih karena memiliki nilai cukup baik dan yang mengikuti test ada 72 siswa dan siswi yang terpilih sebanyak 41 siswa dan siswi yang semuanya akan lulus tahun 2017 ini. Mereka nantinya akan ditempatkan disejumlah perusahaan di Jepang baik elektronik, tata boga, mesin, otomotif dan lainnya.

Menurut Tatang Komarudin, ke 42 pelajar SMK N 2 yang mendapatkan bea siswa atau manggang bekerja di Jepang akan tinggal di Jepang selama tiga tahun. “Kegiatan ini sudah dilakukan selama tiga tahun belakangan dengan bekerjasama salah satu perusahaan di Jepang yaitu PT Jepang Indonesia Ekonomic Center (JIEAC),” ujarnya.

Selama mengikuti manggang atau bea siswa seluruh pelajar mendapatkan uang sangung, transport dan tempat tinggal, imbuhnya yang berharap untuk tahun 2017 ada jumlah peningkatan dua kali lipat dibandingkan tahun 2016 yang lalu hanya sekitar 20 orang pelajar saja yang diterima manggang di Jepang.

HARUS MENCONTOH

Menanggapi adanya 41 pelajar dari SMK N 2 Depok yang mendapatkan bea siswa maupun manggang bekerja di sejumlah perusahaan di Jepang, Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna didampingi Kepala Balai Pelayanan dan Pengawasan Pendidikan (BP3) Wilayah I Bogor, Herry Mansila, mengapreasis keberhasilan puluhan pelajar tersebut mendapatkan bea siswa atau manggang di luar negeri.

“Ini membuktikan bahwa siswa dan siswi Kota Depok khususnya SMKN 2 Depok memiliki kepandaian tak kalah baik dengan pelajar yang ada kota lain di Indonesia,” ujar Pradi Supriatna yang berharap seluruh kepala sekolah (Kepsek) maupun guru untuk termotivasi serta mencontoh keberhasilan yang diperoleh SMKN 2 Depok.

Paling tidak, tambah dia, mereka dapat mencari terobosan baru agar pelajar atau siswa di Kota Depok baik itu SMA maupun SMK hasil belajar serta mengajar selama tiga tahun dapat dilanjutkan mendapatkan bea siswa ke sejumlah universita negeri di Indonesia bahkan luar negeri.

Sumber : PosKotaNews