Minggu, 24 Februari 2019 hari yang penuh makna bagi PT JIAEC dimana pada hari itu pemberangkatan Trainee berjumlah 234 orang, dengan terbagi dalam tiga kali penerbangan. Jumlah tersebut mencatat pencapaian total Trainee PT JIAEC berada di Jepang menembus angka 4.156 orang. Pencapaian ini diapresiasi oleh Direktur Utama PT JIAEC bapak Wahju Juliarso adalah upaya semua pihak dalam meningkatkan kualitas Trainee dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku baik di Indonesia maupun di Jepang.

Dalam kesempatan tersebut bapak Wahju Juliarso menyampaikan ucapan syukurnya, ” Pencapaian dalam penempatan Trainee di Jepang ini 4.156 orang adalah karunia dari Tuhan yang harus di Syukuri”. Hal yang penting juga disampaikan oleh bapak Wahju Juliarso, ” Ucapan terimakasih kepada JIAEC Jepang sebagai Accepting Organization, OTIT dan bimbingan dari Kementerian Tenaga Kerja RI. Kerja keras dari seluruh staf dan karyawan PT JIAEC dalam menjalankan tugasnya masing-masing adalah energi dalam melakukan semua proses yang saling keterkaitan seperti rantai penggerak yang harus semua berjalan seirama”.

PT JIAEC dalam kegiatan sebagai Sending Organization dimulai dari tahun 2001 sampai saat ini sudah menempatkan putra-putri terbaik dari Indonesia di Jepang lebih dari 11.000 orang dalam bidang otomotif, elektronika, perkapalan, kereta api, alat berat, sipil, pertanian, perternakan, pengolahan makanan, careworker, dan lain sebagainya. Trainee yangtelah kembali ke Indonesia disebut eks Trainee telah berkontribusi bagi kesejahteraan keluarga, kembali bekerja di perushaaan pengirim di Indonesia, berwirausaha dan melanjutkan pendidikan. Pada tahun ini dengan program Re-entry yang diberlakukan oleh pemerintah Jepang, menambah kesempatan eks Trainee dari PT JIAEC untuk menjadi pekerja berketerampilan khusus di Jepang.

Seiring dengan pencapaian tersebut PT JIAEC mempersiapkan Trainee agar dapat berkomitmen menyelesaikan masa magangnya, dapat menjalankan tugas dengan baik, menjaga nama baik bangsa dan negara Indonesia seperti pepatah menyebutkan “dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung”. Dengan kualitas  yang terjaga maka kepercayaan perusahaan penerima di Jepang kepada Trainee Indonesia akan terus meningkat. Kaizen terus ditingkatkan untuk membuat PT JIAEC mendapat hati di perusahaan penerima di Jepang dan mitra rekrutmen di Indoensia. “Semangat PT JIAEC adalah untuk masa depan lebih baik We Build Our Future “, ucap bapak Wahju Juliarso dalam pesannya kepada seluruh Trainee di Jepang.

 ditulis oleh Tenten Mangku Sapuan. 14 Maret 2018.

Gurih dan lezat seperti tahu Sumedang paparan pengalaman eks Trainee dari program pemagangan ke Jepang PT JIAEC yang disampaikan oleh Ahmad Jakaria alumni SMKN 1 Sumedang kompetensi keahlian Elektronika dan dari almamter yang sama ada juga Cahya Nugraha kompetensi  otomotif. Pada hari rabu 13 Februari 2019 dalam rangkaian kegiatan seleksi magang ke PT JIAEC untuk kelulusan tahun ajaran 2019/2020, Ahmad menjelaskan bagaimana etos kerja yang disiplin dan menghargai waktu. Ditambahkan oleh cahya bahwa harus ada keberanian dan motivasi yang kuat agar lulus seleksi, pelatihan dan selesai magang 3 tahun di Jepang, hal yang menarik di Jepang juga disampaikan berhubungan dengan tempat wisata dan adaptasi menyesuaikan diri hidup  di Jepang sebagai orang asing.

Sesi tanya jawab siswa dengan eks Trainee

Menjawab pertanyaan adik kelasnya dari peserta seleksi mengenai rindu keluarga Ahmad menjelaskan dengan kemudahan komunikasi hal tersebut tidak jadi  kendala serta semangat belajar dan praktek kerja di perusahaan membuat suasana menyenangkan. Disampikan bahwa kuncinya adalah sabar dan bersyukur.

Ibu Eem Rohaemi Koswara, S.Pd., M.Si sebagai ketua BKK SMKN 1 Sumedang sangat mengapresiasi tim rekrutmen PT JIAEC yang dapat menghadirkan eks Trainee dapat menambah motivasi peserta tes. Dalam kesempatan yang sama sambutan kepala SMKN 1 Sumedang ibu Dra. Elis Herawati, M.Pd menghargai semangat peserta seleksi dan mendorong agar dapat mencontoh kesuksesan kakak kelasnya yang sudah pulang dari Jepang seperti Ahmad dan Cahya.

Kedua eks Trainee ini telah menyelesaikan pemagangan di Jepang dari 2015 sampai 2018 dan ada rencana re-entry kembali ke Jepang melalui PT JIAEC sesuai undang-undang yang berlaku di Jepang. Ahmad menceritakan pengalaman magang prkatek kerja di perusahaan perakitan AC (Air Conditioner) dimana pelajaran dari sekolah sangat bermanfaat dan pelatihan selama di PT JIAEC menjadi modal dalam beradaptasi di Jepang.

Tercatatat dalam 20 menit presentasi dan diskusi muncul 10 pertanyaan dari peserta seleksi yang diikuti 4 sekolah yaitu SMKN 1 Sumedang sebagai tuan rumah, serta dari SMK PPN Tanjungsari, SMK PPN Sumedang  dan SMK YPGU Sumedang total peserta yang hadir 116 orang.

” Semoga semakin banyak orang  Sumedang yang  magang di Jepang dan Sukses”


imbuh Cahya mengakhiri ceritanya.
di tulis oleh Tenten Mangku Sapuan