Bertepatan dengan jadwal seleksi dan rekrutmen PT JIAEC pada tanggal 25 Februaru 2019, Mr. Hisamichi Kagawa selaku R and D Advisor PT JIAEC beserta tim Rekrutmen melakukan kunjungan sekaligus memantau proses rekrutmen dan seleksi di  SMKN 5 Jakarta.

Mendapat sambutan hangat dari Kepala SMKN 5 Jakarta bapak Adip Wiratmono, S.Pd., MA, Mr.Kagawa melakukan perbincangan santai tentang masa depan lulusan SMK agar semakin banyak daya serap yang diperoleh terutama ke luar negeri khusunya ke Jepang. Dalam perbincangan tersebut beliau mengutarakan, “Perlu sinergi yang berkesinambungan antara pihak sekolah dan industri agar daya serap lulusan SMK bisa bertambah setiap tahunnya”.

Disela proses sosialisasi program pemagangan oleh Manager Rekrutmen Bapak Tenten Mangku Sapuan, Mr. Hisamichi Kagawa diajak berkeliling melihat laboratorium praktik siswa mulai dari, jurusan Pemesinan, Teknik Kendaraan Ringan hingga Instalasi Listrik. Setelah selesai melakukan kunjugan ke laboratorim praktek, Mr. Kagawa menyambut baik proses peserta didik serta praktikum di sekolah tersebut.Pada kesempatan tersebut Mr. Hisamichi Kagawa memberikan motivasi kepada calon-calon trainee yang akan mengikuti proses seleksi dan berharap bisa mendapatkan sumber daya yang terbaik untuk menjadi trainee  yang siap bersaing di era global. Selain tambahan motivasi dari Mr Kagawa, SMKN 5 Jakarta kedatangan 2 orang ex-trainee yang sekaligus memberikan pengalaman magang di Jepang selama 3 tahun di Jepang.

Sabtu, 9 Februari 2019 staf PT JIAEC mengikuti Inhouse Training dengan Trainer Edyson Firdaus, SE, MM dari Saga Grup.  Tema besar yang diusung dalam training tersebut adalah menyadarkan setiap individu untuk mampu merencakan, beraksi dan akselerasi dari Visi menjadi Aksi. Edyson Firdaus sebagai pribadi yang sedermana mampu menghipnotis peserta training dengan antusias menyimak materi. Pengalaman hidup dari seorang Edyson Firdaus Trainer dan motivator dari seorang pekerja biasa sampai menjadi CEO perusahaan.

Training tersebut dipandu oleh moderator dari interal PT JIAEC Ismu Ilham Prasongko. Poin-poin mendasar yang menjadi vitamin dan energi pembaharu dari Training tersebut adalah yang pertama dalam bekerja selalu niatkan diri untuk ingin berjumpa dengan sang pencipta dan mendapatkan ridho-Nya. Kemudian beliau mengungkapkan bahwa jangan menjadikan gaji suatu tujuan utama, karena seberapapun gaji  kita dapat kita tidak akan pernah mendapatkan kepuasan dunia sampai kapan pun karena proses yang kita dapatkan akan dijadikan “poin plus” lain yang bisa menambah kepuasan batin di luar gaji tersebut. Pada sesi akhir acara, pria yang akrab disapa bapak Edy tersebut membuatkan pesan kepada para peserta untuk membuat catatan resolusi selama 3 bulan kedepan, dimulai dari rencana, kendala yang akan dihadapi, cara yang akan dilakukan agar peserta bisa melihat rencana ke depannya.

Peserta Training Mengubah Visi menjadi Aksi

Para peserta Training berharap acara serupa dapat dilaksanakan dikemudian hari agar dapat lebih mendapatkan pengetahuan dan motivasi untuk bekerja dan berkarya lebih baik. Terutama dalam mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang akan menjadi Trainee atau siswa praktek kerja di Jepang.

Di tulis oleh Tenten Mangku Sapuan & Ismu Ilham P.